Sabtu, 05 Juli 2025

Solidaritas Ikatan Pelajar Mahasiswa Dogiyai ( IPMADO) se-Indonesia Bersama Masyarakat Dogiyai Menggelar Aksi Demo Tolak Pemekaran Mapia Raya

 

Solidaritas Ikatan  Pelajar Mahasiswa Dogiyai ( IPMADO) se-Indonesia Bersama Masyarakat Dogiyai Menggelar Aksi Demo Tolak Pemekaran Mapia Raya 



Dogiyai, KNPBnews , mahasiswa bersama masyarakat Dogiyai menggelar aksi demo " TOLAK PEMEKARAN MAPIA RAYA, TOLAK PENDOROPAN MILITER ORGANIK DAN NON-ORGANIK, TOLAK PT ILEGAL LOGGING" dengan mendatangi Kantor Bupati Kabupaten Dogiyai. 

pada hari Jumat (4/7/25). Pukul 7 : 30 Wpb pagi . Massa yang tergabung dalam solidaritas pelajar mahasiswa dogiyai Se- Indonesi memasang tali komando, pamflet, baliho lalu Mulai orasi_ orasi di setiap titik aksi antara nya! Titik aksi Ugapuga, idakebo, mauwa, mauwa kotopa, kimupugi, komakago, Mapia. Orasi2  tentang penolakan pemekaran kabupaten Mapia Raya, tolak pendoropan militer organik dan non-organik, dan 5 perusahaan di kabupaten dogiyai di setiap titik.

Hingga pada pukul 10 : 15 Wpb, titik aksi mauwa kotopa, mauwa, kimupugi, komakago Mapia dan ekemanida  bergabung bersama di Moanemani ibu kota kabupaten dogiyai lalu menuju bergerak ke titik sentral sementara yaitu lapangan teo makai pada pukul 11: 00 . Sambil menunggu titik aksi dari ugapuga dan idakebo.

Sementara pukul, pukul 9 : 30 masa aksi dari ugapuga (distrik kamu timur) dan idakebo ( distrik kamu Utara) menuju ke Moanemani tempat titik sentral yaitu kantor bupati Dogiyai.

Pada pukul 11 : 40 Wpb titik ugapuga dan idakebo tiba di lapangan teo Makai lalu bergabung bersama  titik aksi sebelum nya ada lapangan teo Makai di ekemanida.

Kemudian pada pukul: 12 : 00  Wpb mahasiswa yang tergabung dalam solidaritas mahasiswa dogiyai SE Indonesia bergerak masuk ke titik sasaran/tujuan aksi yaitu kantor bupati Dogiyai di Moanemani.

Pada pukul 12 : 10  Wpb orasi orasi dari perwakilan  setiap titik aksi. Mapia, Komakago, kimupugi, ekemanida, mauwa kotopa, mauwa, idakebo, ugapuga.

Dalam aksi tersebut orasi disampaikan oleh beberapa tokoh antara lain, tokoh pemuda dogiyai yang diwakilkan oleh Ernesto madai (ketua KNPB) Sampaikan bahwa " pemekaran, pendropan militer, ekploitasi sumber daya alam bukan solusi. Solusi adalah pemerintah kabupaten dogiyai segera buka Garuda dan minta Pemekaran negara  bukan pemekaran kabupaten. Pemekaran negara Papua Barat itu baru solusi terbaik bagi rakyat dogiyai dan pada umumnya bangsa Papua. Dan selama penindasan dan penjajah di atas tanah air dogiyai kami KNPB tetap lawan sampai Papua merdeka" 

Ada pula Tokoh Perempuan dogiyai, (Rine Dogomo) " saya lahir saya punya anak-anak dogiyai bukan untuk di tembak mati militer Indonesia dan kami tidak minta Pemekaran Mapia Raya tapi kami mama dogiyai minta pemerintah dogiyai segera mendirikan pasar permanen buat kami"

Ada juga seorang Tokoh Pemuda (SRP ) dogiyai , Bendi Goo. Menyampaikan bahwa " Peran pemuda dan mahasiswa hari ini di dogiyai adalah berjuang untuk masa depan manusia dan tanah sisa dari tersisa ini. Dan kami (SRP)  tolak PSN NASIONAL, PT ilegal logging di kabupaten dogiyai Pada umumnya Papua , dan pemekaran kabupaten Mapia Raya, dan tolak pendropan militer organik dan non-organik. "

Tokoh adat ( dewan adat dogiyai) Yance yobe pun turut menyampaikan bahwa kami dewan adat dogiyai menyatakan sikap bawah tolak segala rancangan Pemekaran Mapia Raya, tolak pendropan  militer, dan tolak PT ilegal logging. Karena dogiyai bukan Tanah kosong Dan dewan adat serukan masyarakat dogiyai tidak boleh serahkan tanah sejengkal pun kepada pemerintah dan masyarakat dogiyai stop jual tanah. Karena Kami dewan adat dogiyai berdiri bersama  rakyat dogiyai demi  untuk selamatkan manusia dan sumber daya alam di dogiyai pada umumnya bangsa Papua Barat.

Dan terakhir disampaikan oleh Tokoh Gereja bapak. Yehezkiel Dumupa menyampaikan bahwa "  saya mengucap syukur kepada Tuhan Allah bangsa Papua Barat karena Tuhan menciptakan dogiyai itu serba ada  penuh dengan susu dan madu namun dari tahun 60 an setelah Indonesia datang menjajah orang Papua Barat lalu kami ditindas, di bunuh, dicuri, di rasis di jajah. maka kami tokoh gereja sebagai pelayan umat manusia di dogiyai kami tolak segala bentuk program yang di rancangkan oleh pemerintah Indonesia. Gereja-gereja di dogiyai kutuk segala tindakan militer Indonesia di dogiyai dan Kami sebagai tokoh gereja  Kami mendukung bersama sama dengan solidaritas mahasiswa dogiyai se Indonesia." 


Admin: KNPB News 




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Gelar Aksi Sumbangan Kasih Revolusi Menuju Pelantikan , KNPB Sentani Serukan : Persatuan Rakyat

Sentani - KNPBnews, KNPB Sentani gelar aksi sumbangan kasih dengan tema  "Makan Sumbang" oleh Panitia Pelantikan Badan Pengurus Wi...